• Kamis, 18 Agustus 2022

Pesisir Jateng Berantakan Diterjang Banjir Rob, Ganjar Dinilai Abaikan Wanti-wanti Megawati Setahun Lalu

- Minggu, 29 Mei 2022 | 15:01 WIB
Para pekerja di Tanjung Emas Semarang yang sudah beraktivitas karena banjir rob Tanjung Emas sudah menurun.  (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)
Para pekerja di Tanjung Emas Semarang yang sudah beraktivitas karena banjir rob Tanjung Emas sudah menurun. (Ayosemarang.com/ Audrian Firhannusa)

Kanaljateng.com -- Direktur Eksekutif Research Oriented Development Analysis (RODA) Institut, Ahmad Rijal Ilyas, mengatakan banjir rob yang melanda pesisir Jawa Tengah menjadi catatan kinerja Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Ahmad Rijal Ilyas menilai Ganjar Pranowo tidak mengindahkan wanti-wanti Ketua PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang jauh-jauh hari sudah meminta masalah banjir rob di pesisir Jateng segera diatasi.

"Ini cernin untuk melihat kinerjanya. Bayangkan saja, Bu Megawati selaku sosok yang nemberikan rekomendasi pada Ganjar sudah mewanti-wanti soal banjir rob sejak setahun lalu. Tapi tidak ada langkah apa-apa dari Ganjar sehingga bencana yang dikhawatirkan itu benar-benar kejadian," kata Rijal dalam pesan tertulis, Minggu, 29 Mei 2022.

Baca Juga: Indonesia Diperkirakan bakal Surplus Beras, Stok Beras di Gudang Bulog bakal Mencapai 6 Juta Ton

Rijal mengungkap Ganjar Pranowo gagal mengatasi masalah banjir rob di Jateng karena terlalu fokus pencitraan demi mendapat tiket calon presiden dari PDI-Perjuangan.

Padahal, kata Rijal, banjir rob di Jateng sebenarnya bisa diantisipasi, misalnya dengan membuat tanggul laut seperti di Jakarta.

Namun, kata Rijal, upaya mengatasi banjir rob Jateng tidak pernah dilakukan serius selama dua periode pemerintahan Ganjar.

Baca Juga: Atap Tribun Penonton Formula E Ambruk Dihantam Badai, Polisi Gelar Penyelidikan

"Ganjar selama ini terlihat lebih fokus mengerjakan hal-hal yang bisa menarik simpati rakyat dan meningkatkan elektabilitas dia di survei, tapi lupa mengatasi ancaman banjir rob. Padahal dia sudah diperingatkan oleh ketua umumnya," terang Rijal.

Menurut Rijal, Ganjar sudah sangat terlambat mengatasi banjir rob, mengingat air laut sudah terlanjur menerjang ribuan rumah penduduk di pesisir Jateng.

"Ganjar sudah mengecewakan Megawati dan rakyat yang dipimpinnya," terang Rijal.

Baca Juga: 5 Arahan Jokowi Dorong Pertumbuhan Investasi, Membangun Indonesia Sentris Jadi Nomor Satu

Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pernah mengingatkan Ganjar soal ancaman banjir rob di Jateng, pada 5 Agustus 2021.

Megawati mengungkapkan kekhawatiran soal banjir rob di Jateng itu dalam pertemuan virtual Ganjar dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Sebelum menegur Ganjar, Megawati menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang memprediksi Jakarta bakal tenggelam 1o tahun lagi.

Baca Juga: Pati Bebas Wabah PMK, Lalulintas Hewan Ternak di Pelabuhan Juwana Diawasi Ketat

"Saya langsung ngomong sama Pak Jokowi, itu Presiden Amerika loh, bagus dia bisa ngomong kayak gitu. Karena biasanya orang kita baru dengerin kalau orang asing ngomong," kata Megawati, ketika itu.

Megawati lalu mengingatkan Ganjar soal potensi banjir rob di pesisir Jateng, terutama Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

"Tadi sekilas saya lihat ada Pak Ganjar. Jadi kalau masih mendengarkan saya. Itu kan dari awal kamu saya jadikan (calon gubernur), kamu kan sudah pernah toh saya ngomongi. Urusan Pelabuhan Semarang dan sebagainya," ungkap Megawati kepada Ganjar.

Baca Juga: Luna Maya Jalan-jalan ke Korea, Diajak Siwon Choi Makan Siang Bareng

Seperti diketahui, banjir rob menerjang pesisir Jateng, pada Senin, 23 Mei 2022.

Semarang menjadi salah satu kota yang paling parah terdampak banjir rob akibat tanggul laut jebol diterjang air pasang.

Banjir di Kota Semarang melanda delapan titik, yakni, di depan Pos 1, depan Polsek KPTE, Jalan Coaster, Jalan Deli, Dermaga Nusantara, Terminal Pelabuhan Tanjung Emas, dan Kawasan Lamacitra, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Dinas Sosial Jawa Tengah mencatat sebanyak 22 ribu warga di Kota Semarang dan Kabupaten Demak menjadi korban banjir rob.***

Editor: Mustholih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X