• Senin, 3 Oktober 2022

Tanggul Jebol Akibat Air Laut Pasang, Delapan Wilayah di Semarang Terendam Banjir Rob

- Selasa, 24 Mei 2022 | 13:48 WIB
Banjir Rob Semarang Hari Ini, Buruh Basah-basahan Ambil Motornya yang Tenggelam (ayosemarang.com/audrian firhannusa)
Banjir Rob Semarang Hari Ini, Buruh Basah-basahan Ambil Motornya yang Tenggelam (ayosemarang.com/audrian firhannusa)

Kanaljateng.com -- Banjir rob terjang Kota Semarang, Jawa Tengah, akibat tanggul jebol oleh air laut pasang.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat delapan titik banjir terjadi di Semarang akibat tanggul jebol.

“Penyebab tanggul jebol diakibatkan rob yang besar sehingga tanggul penahan air laut di kawasan Lamicitra tidak mampu menahan air laut yang cukup besar,” kata Abdul Muhari selaku Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan pers, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca Juga: Resep Murah Membuat Siomay Ayam ala Chef Devina Hermawan, Dijamin Gurih, Kenyal, dan Nagih!

Banjir rob di Semarang terjadi pada Senin, 23 Mei 2022.

Menurut Muhari, banjir rob terjadi setelah tanggul penahan air laut di kawasan Lamacitra tidak mampu menahan air pasang.

Kajian sementara, banjir rob melanda delapan titik, yakni, di depan Pos 1, depan Polsek KPTE, Jalan Coaster, Jalan Deli, Dermaga Nusantara, Terminal Pelabuhan Tanjung Emas, dan Kawasan Lamacitra.

Baca Juga: Resep Kue Mochi khas Semarang ala Chef Devina Hermawan, Semua Pasti Suka!

Kedalaman banjir rob mencapai 1,5 meter di Kawasan Lamacitra, 55 sentimeter di Jalan Coaster, 40 sentimeter di Jalan M. Pardi, dan 50 sentimeter di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Ampenan.

Muhari mengungkap BPBD Jateng sedang mendata jumlah warga yang terdampak.

"Data masih dinamis dari teman-teman pelaksana di lapangan, jadi masih tahapan assessment,” beber Muhari.

Baca Juga: Puan Soroti Masalah Vaksinasi bagi Jemaah Haji: Jangan Sampai Umat Gagal Berangkat Gara-gara Vaksin

Muhari mengungkap BPBD Jateng masih dalam tahap melakukan evakuasi terhadap para korban banjir.

“Saat ini kami masih tahapan evakuasi masyarakat terdampak, penetapan lokasi dapur umum dan lokasi evakuasi sementara,” jelas Muhari.***

Editor: Mustholih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X