• Senin, 3 Oktober 2022

Banjir Rob Terjang Pesisir jateng, Ganjar Dinilai Sukses Bikin Water Boom Raksasa Tanpa APBD

- Selasa, 24 Mei 2022 | 09:01 WIB
UPDATE Semarang Banjir Rob Hari Ini, Motor Mogok, Mobil Terendam Setengah Body (AYOSEMARANG.COM/AUDRIAN FIRHANNUSA)
UPDATE Semarang Banjir Rob Hari Ini, Motor Mogok, Mobil Terendam Setengah Body (AYOSEMARANG.COM/AUDRIAN FIRHANNUSA)

Kanaljateng.com -- Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menerima banyak kritikan dari warganet setelah sejumlah wilayah pesisir di Jawa Tengah diterjang banjir air laut pasang alias rob.

Ganjar Pranowo dinilai sukses membikin water boom raksasa tanpa menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Jawa Tengah).

"Satu lagi prestasi Den Ganjar, bikin water boom raksasa tanpa APBD," kata Saddam dalam akun twitter @JendralMuslim, Selasa, 24 Mei 2022.

Baca Juga: Resep Kue Mochi khas Semarang ala Chef Devina Hermawan, Semua Pasti Suka!

Sementara, Eko Widodo dalam akun @ekowboy mengatakan banjir telah menenggelamkan Semarang, tapi Ganjar malah sibuk dengan keinginan maju menjadi Calon Presiden 2022.

"Semarang tenggelam tolong jangan copras-capres terus pak.. Ya Allah semoga cepat surut," ujar Eko Widodo sembari mengunggah banjir rob di Kota Semarang dengan sudut angle dari atas.

Masih banyak kritikan terhadap Ganjar Pranowo akibat banjir rob yang melanda  Jateng dari kemarin.

Baca Juga: Puan Soroti Masalah Vaksinasi bagi Jemaah Haji: Jangan Sampai Umat Gagal Berangkat Gara-gara Vaksin

Akibat diserang banyak kritikan, kata Ganjar, banjir, dan Semarang menjadi trending di Twitter.

Dengan menyematkan tiga kata itu, warnaget ramai-ramai mengunggah ulang banjir rob yang melanda pesisir Jawa Tengah, seperti Semarang, Demak, Jepara, dan Pekalongan.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta Bupati dan Wali Kota yang wilayahnya diterjang banjir segera menyiapkan posko darurat.

“Seluruh pantura sekarang lagi kita minta koordinasi untuk standby khususnya yang di kota semarang di demak terus di pati juga ada lalu di pekalongan,” kata Ganjar saat meninjau titik banjir di Semarang, kemarin.

Baca Juga: 29 Ribu Calon Haji Indonesia bakal Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta tanpa Diperiksa Imigrasi

Ganjar mengatakan posko darurat harus terdiri dari kesehatan, kebencanaan hingga dapur umum. Sebab, Ganjar menerima laporan ada warga yang tak bisa mengevakuasi keluarganya karena banjir rob.

"Jadi yang sampai ke saya langsung saya bagikan dan mereka ditelponi kita minta untuk diturunkan tim ya agar tim rescuenya bisa cepet (dievakuasi),” beber Ganjar.

Menurut Ganjar, banjir rob di Jateng akibat akibat anomali cuaca.

“Perkiraan masih akan berlangsung, mudah-mudahan kita bisa menyiapkan karena memang cukup tinggi dari lautnya naik cukup tinggi,” beber Ganjar.***

Editor: Mustholih

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X