• Kamis, 18 Agustus 2022

Banjir Rob di Semarang akibat Dua Tanggul Jebol Diterjang Air Pasang

- Selasa, 24 Mei 2022 | 07:30 WIB
Kondisi banjir rob di Kawasan Berikat PT Lamicitra Kota Semarang. (Dok. Humas Polda Jateng)
Kondisi banjir rob di Kawasan Berikat PT Lamicitra Kota Semarang. (Dok. Humas Polda Jateng)

Kanaljateng.com -- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan banjir rob yang melanda wilayah pesisir akibat dua tanggul jebol diterjang air pasang.

Menurut Hendrar Prihadi, dua tanggul jebol itu berada di sekitar area PT Lamicitra Nusantara dan Kampung Ujung Seng, Semarang.

"Jadi (air pasang) sebagian limpas, sebagian lagi membuat tanggul jebol," kata Hendrar Prihadi saat meninjau banjir rob Semarang, Jawa Tengah, Senin, 23 Mei 2022.

Baca Juga: Resep Kue Mochi khas Semarang ala Chef Devina Hermawan, Semua Pasti Suka!

Hendrar Prihadi menyatakan banjir rob di Kota Semarang kali ini merupakan yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir.

"Puncak air pasang tertinggi sebelumnya terjadi bulan Juni tahun 2020 ketinggiannya 1,8 meter. Dan untuk hari ini ketinggian air pasang mencapai 2,1 meter," ujar Hendrar Prihadi menegaskan.

Hendrar Prihadi mengungkap rob mengakibatkan ratusan warga di enam RW di pesisir Kota Semarang terdampak banjir.

Baca Juga: Puan Soroti Masalah Vaksinasi bagi Jemaah Haji: Jangan Sampai Umat Gagal Berangkat Gara-gara Vaksin

"Tapi, sebagian besar masyarakat tidak menghendaki mengungsi," jelas Hendrar Prihadi.

Hendrar Prihadi mengatakan segera membuat tanggul darurat di tempat bekas dua tanggul jebol tersebut.

"Kawan-kawan mulai membuat tanggul dari karung diisi pasir sebanyak mungkin," beber Hendrar Prihadi.

Baca Juga: 29 Ribu Calon Haji Indonesia bakal Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta tanpa Diperiksa Imigrasi

Meski begitu, kata Hendrar Prihadi, banjir rob besar yang menerjang Kota Semarang di luar dugaan.

"Hanya di Kota Semarang ini di luar dugaan, karena ada satu titik yang selama ini aman-aman saja, tapi hari ini kita lihat kedalamannya 1 sampai 1,5 meter," beber Hendrar Prihadi.***

Editor: Mustholih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X