• Senin, 3 Oktober 2022

Gelombang Setinggi 4 Meter Landa Perairan Indonesia mulai Hari Ini, Perahu dan Kapal Berlabuh Dulu Deh!

- Senin, 30 Mei 2022 | 13:11 WIB
Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter Disertai Air Pasang 1,1 Meter Rendam Pesisir Kota Semarang (suaramerdeka.com/dokumentasi)
Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter Disertai Air Pasang 1,1 Meter Rendam Pesisir Kota Semarang (suaramerdeka.com/dokumentasi)

Kanaljateng.com -- BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia.

Menurut BMKG yang dikutip dari PMJ News, gelombang tingggi itu yang akan menerjang pada hari ini hingga esok, 30-31 Mei 2022, disebabkan oleh angin di wilayah bagian utara yang dominan bergerak dari Barat Daya-Barat dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot.

Sementara, di wilayah bagian selatan dominan bergerak dari Barat-Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 8-20 knot.

Baca Juga: Resep Membuat Kakiage Sosis atau Bakwan ala Jepang dari chef Devina Hermawan, Dijamin Krispi!

BMKG mengungkap kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, Laut Natuna Utara, Samudera Hindia Selatan Jawa, Laut Halmahera, dan perairan utara Papua Barat.

Situasi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25-2.5 meter di perairan timur Pulau Simeulue, perairan barat Pulau Nias, perairan Bengkulu, dan perairan selatan Lombok-NTB-Pulau Sumba.

Peningkatan gelombang juga berpeluang terjadi di Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, perairan P Sawu.

Baca Juga: Resep Egg Chicken Roll ala Hokben, Chef Devina Jamin Garing di Luar dan Lembut di Dalam!

Lalu Selat Malaka bagian tengah, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia Selatan NTB-NTT, Laut Natuna Utara, Laut Halmahera bagian utara, perairan utara Papua Barat dan Biak, dan Samudra Pasifik Utara Papua Barat.

Gelombang lebih tinggi di kisaran 2.5-4 meter berpotensi terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kepulauan Mentawai, Selat Malaka bagian utara, perairan Pulau Enggano-barat Lampung, dan Samudra Hindia Barat Aceh.

Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai-Lampung, Selat Sunda bagian barat-selatan, perairan selatan Jawa, Samudra Hindia Selatan Jawa-Bali-Lombok.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia harus Waspada Cuaca Panas Ekstrem, Jangan sampai Terulang Kasus Kematian pada 2017

Menurut BMKG, potensi gelombang tinggi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Sehingga, masyarakat diimbau selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan dan kapal tongkang, kapal Ferry, kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar.***

Editor: Mustholih

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR: Permentan 10/2022 Bukan Menghapus Pupuk Subsidi

Minggu, 28 Agustus 2022 | 07:53 WIB

Terpopuler

X