• Kamis, 18 Agustus 2022

Indonesia Diperkirakan bakal Surplus Beras, Stok Beras di Gudang Bulog bakal Mencapai 6 Juta Ton

- Minggu, 29 Mei 2022 | 14:33 WIB
Ilustrasi beras. Air bekas cucian beras bermanfaat bagi rambut dan kulit. (PIXABAY/ImageParty)
Ilustrasi beras. Air bekas cucian beras bermanfaat bagi rambut dan kulit. (PIXABAY/ImageParty)

Kanaljateng.com -- Badan Urusan Logistik atau Bulog memperkirakan pada 2022 Indonesia bakal surplus produksi beras.

Sehingga, memasuki 2023 Indonesia diperkirakan bakal punya stok 6 juta ton beras.

"Beberapa tahun terakhir ini Indonesia tidak impor beras. Mudah-mudahan sampai akhir tahun ini juga tidak impor,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, dikutip dari Indonesia.go.id, Minggu, 29 Mei 2022.

Baca Juga: Atap Tribun Penonton Formula E Ambruk Dihantam Badai, Polisi Gelar Penyelidikan

Selain beras, produksi pangan Indonesia yang diperkirakan bakal mengalami surplus, yakni jagung.

Budi Waseso mengungkap harga beras di Indonesia sempat naik tipis sekitar 0,5 persen pada Lebaran Idulfitri 2022, namun itu segera melandai.

Budi Waseso mengungkap stok beras di gudang Bulog bergerak antara 1 hingga 1,5 juta ton.

Baca Juga: 5 Arahan Jokowi Dorong Pertumbuhan Investasi, Membangun Indonesia Sentris Jadi Nomor Satu

Jumlah stok ini dinilai Budi Waseso cukup mengamankan stabilitas harga beras nasional.

Sehingga, Budi Waseso meyakini Indonesia tidak perlu melakukan impor beras lagi.

Menurut Budi Waseso, Indonesia sudah tidak mengimpor beras, sejak 2019.

Baca Juga: Pati Bebas Wabah PMK, Lalulintas Hewan Ternak di Pelabuhan Juwana Diawasi Ketat

Stok beras diyakini bakal cukup memenuhi kebutuhan masyarakat mengingat Indonesia baru melakukan panen raya yang cukup berhasil pada periode Maret-April 2022.

Diperkirakan, produksi padi antara Mei-Desember 2022 pun bakal cukup besar.

“Jadi, stok beras ini akan terus bertambah,” ujar Budi Waseso menegaskan.***

Editor: Mustholih

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X