• Minggu, 3 Juli 2022

Ingat-ingat! Calon Haji belum Terima Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap tak Berangkat ke Tanah Suci

- Jumat, 20 Mei 2022 | 16:57 WIB
Suasana umroh di Mekah beberapa waktu lalu (Twitter/Haramaininfo)
Suasana umroh di Mekah beberapa waktu lalu (Twitter/Haramaininfo)

Kanaljateng.com -- Indonesia akan memberangkatkan jemaah haji mulai 4 Juni 2022.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menegaskan jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci harus sudah menerima minimal vaksin Covid-19 dosis lengkap.

"Minimal calon jemaah sudah vaksin dosis lengkap, syukur-syukur booster sudah semua. Untuk yang belum divaksinasi dosis lengkap, ya batal, tidak diberangkatkan. Sampai terdaftar sudah memiliki vaksinasi lengkap," kata Muhadjir Effendy dikutip dari PMJ News, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Ingin Bertemu Mesut Ozil di Jakarta, Ikuti Syarat dan Ketentuan Berikut Ini!

Muhadjir Effendy mengingatkan calon haji yang belum menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap segera melakukan vaksinasi.

Menurut Muhadjir, saat ini masih ada sekitar 17 ribu calon haji yang belum menerima vaksin dosis lengkap.

"Memang masih ada juga yang belum divaksin, registrasi itu sekitar 17 ribu jemaah dan itu yang akan kita tuntaskan bersama Menkes," ujar Muhadjir menegaskan.

Baca Juga: Datang ke Indonesia, Sandiaga S Uno Undang Mesut Ozil ke Kantor Kemenparekraf

Keberangkatan jemaah haji asal Indonesia akan dilakukan mulai 4 Juni 2022 dalam dua gelombang.

Gelombang pertama jemaah haji Indonesia berangkat pada 4 hingga 18 Juni 2022, sedangkan gelombang kedua berangkat pada 9 Juni hingga 3 Juli 2022.

“Operasional tahun ini diberangkatkan dari Tanah Air menuju Bandara AMMA Madinah," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ahmad Abdullah, dikutip dari Kemenag.go.id, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Jokowi Buka Lagi Keran Ekspor Minyak Goreng, Ini Langkah Pemerintah Antisipasi Kelangkaan

Menurut Abdullah, jemaah haji Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini berjumlah 92.825 orang.

Mereka akan diberangkatkan dari 13 embarkasi haji dengan menggunakan 241 penerbangan.

Abdullah menegaskan terus melakukan finalisasi persiapan, seperti, proses seleksi dan negosiasi dengan berbagai maskapai yang akan digunakan dalam operasional haji.

Baca Juga: Maria Ozawa Gelar Gala Dinner di Jakarta, Polisi Bilang Tak Perlu Izin Keramaian

“Hasil negosiasi disepakati 2 maskapai yang akan kita gunakan yaitu Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines," ujar Abdullah menegaskan.

Terkait pemulangan jemaah haji Indonesia, gelombang pertama mulai 15-29 Juli 2022 dari dari Bandara KAIA Jeddah, sedangkan gelombang kedua mulai 30 Juli-13 Agustus 2022, dari Bandara AMMA Madinah.***

Editor: Mustholih

Sumber: PMJ News, Kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X