• Minggu, 3 Juli 2022

Jokowi Minta Kejagung Berantas Tuntas Mafia Minyak Goreng

- Jumat, 20 Mei 2022 | 08:28 WIB
Jokowi buka kembali ekspor minyak goreng (YouTube/Sekretariat Kabinet RI)
Jokowi buka kembali ekspor minyak goreng (YouTube/Sekretariat Kabinet RI)

Kanaljateng.com -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Kejaksaan Agung terus mengusut tuntas kasus mafia minyak goreng.

Menurut Jokowi, para pelaku yang menjadi bagian mafia minyak goreng harus dibawa ke ranah hukum.

"Mengenai adanya dugaan pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng, saya juga telah memerintahkan aparat hukum kita terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya," kata Jokowi dikutip dari PMJ News, Jumat, 20 Mei 2022.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Meroket, Sri Mulyani: Kalau BBM dan Listrik Tidak Naik, Subsidi Naik

Jokowi mengaku tidak ingin ada yang main-main dalam kasus minyak goreng.

Sebab, kenaikan harga minyak goreng berdampak buruk terhadap kondisi masyarakat.

"Saya tidak mau ada yang bermain-main, yang dampaknya mempersulit rakyat merugikan rakyat," tegasnya.

Baca Juga: 540 ribu anak di Jateng Menderita Stunting,Simak Cara Pemerintah Provinsi Menurunkan Angkanya?

Dalam kasus mafia minyak goreng, Kejaksaan Agung sudah menetapkan tersangka kepada Indrasari Wisnu Wardhana selaku Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan; Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT. Wilmar Nabati Indonesia; Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affair Permata Hijau Group; dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT. Musim Mas.

Mereka disangka melakukan korupsi dalam perkara pemberian izin ekspor minyak goreng.

Halaman:

Editor: Mustholih

Sumber: PMJ News, Setkab

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X