• Minggu, 3 Juli 2022

Tanggapan Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura: Saya Ini Kafir!

- Kamis, 19 Mei 2022 | 13:51 WIB
Ustaz Abdul Somad (Youtube Ustaz Abdul Somad Official)
Ustaz Abdul Somad (Youtube Ustaz Abdul Somad Official)

Kanaljateng.com -- Ustad Abdul Somad menjadi sorotan setelah ditolak masuk Singapura.

Kementerian Dalam Negeri Singapura mengatakan alasan Abdul Somad ditolak masuk karena mengajarkan paham ekstremisme dan segregasi yang bertentangan dengan masyarakat multi-ras dan multi-agama di Negeri Singa tersebut.

Abdul Somad pun memberi tanggapan atas klarifikasi dari Pemerintah Singapura tersebut lewat kanal YouTube Refly Harun.

Baca Juga: Maria Ozawa Gelar Gala Dinner di Jakarta, Pemerintah DKI Minta Warga Bersikap Bijak

"Tentang masalah-masalah kontroversial yang pernah ditujukan ke saya, semuanya sudah diklarifikasi," kata Abdul Somad dikutip dari Pikiran-rakyat dalam berita Ustaz Abdul Somad Jawab Singapura Soal Tuduhan Ekstremis Sampai Cap Kafir, Kamis, 19 Mei 2022.

Namun, Abdul Somad tetap memberi penjelasan lagi terkait tuduhan dari Pemerintah Singapura.

"Masalah tentang martir bunuh diri, saya jelaskan itu konteks di Palestina ketika tentara Palestina tidak punya alat apapun untuk membalas serangan Israel," ujar Abdul Somad.

Abdul Somad mengatakan demikian berdasarkan pendapat ulama.

Baca Juga: Kedutaan Belarus Dapat Ancaman Bom, Tim Penjinak Bom Lakukan Penyisiran

"Dan itu bukan pendapat saya, saya menjelaskan pendapat ulama dan konteksnya saya menyampaikan itu di dalam masjid menjawab pertanyaan jamaah. Masa jamaah nanya jangan dijawab?," terang Abdul Somad beralasan.

Adapun soal pernyataannya soal salib menjadi tempat tinggal jin, Abdul Somad mengaku bersandar pada Hadis Nabi.

"Masalah yang kedua tentang masalah di dalam patung ada jin, itu Hadis Nabi 'Tidak masuk ke dalam rumah, dalam rumah itu ada patung'," jelas Abdul Somad.

Baca Juga: 24 Persen Jemaah Indonesia Terancam Gagal Berangkat Haji, Kenapa Bisa?

Menurut Abdul Somad, malaikat tidak mau masuk ke dalam rumah yang menyimpan patung karena bakal satu majelis dengan jin.

"Bukan malaikat itu takut, dia tidak mau kotor. Itulah maka di rumah orang Islam tak boleh ada patung," terang Abdul Somad.

Abdul Somad mengatakan kitab al-ishabah karya Ibnu Hajar; kitab Al-Bidayah wan Nihayah karya Imam Ibnu Katsir; kitab Zadul Ma’ad karya Ibnu Qayyim mengungkap berhala patung uzza dihuni oleh jin perempuan, dibunuh oleh Khalid bin Walid.

"Sedetail itu, itu ajaran Islam. Saya jelaskan, ditanya jamaah ya saya jawab," ungkap Abdul Somad.

Baca Juga: Ketua KPU Bakal Gunakan Kotak Suara Kardus pada Pemilu 2024

Adapun perkara sebutan kafir kepada non-muslim, Abdul Somad mengatakan kata itu mengandung arti ingkar.

"Kafir itu artinya ingkar, siapa saja yang tidak percaya Nabi Muhammad itu adalah Rasul utusan Allah maka dia kafir. Dan saya ini adalah kafir, saya tidak percaya kepada ajakan iblis dan setan, maka saya ini kafir. Kafir terhadap, ingkar tadi, kafir itu artinya ingkar," beber Abdul Somad.

Abdul Somad mengaku tidak peduli dicap sebagai ekstremis maupun segregasi sosial gara-gara pemahamannya tentang islam.

"Kalau itu dianggap sebagai esktremis, sebagai segregasi, maka biarlah semua orang mengatakan itu. Karena itu bagian dari ajaran agama, saya akan tetap mengajar, dan saya sampai hari ini masih sebagai pengajar," tegas Abdul Somad.***(Pikiran-rakyat.com/Eka Alisa Putri)

Editor: Mustholih

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X