• Kamis, 18 Agustus 2022

Wabah PMK Meluas, Pengusaha Daging dan Hewan Ternak Menjerit

- Senin, 16 Mei 2022 | 11:30 WIB
Beberapa sapi di kandang ternak milik Hamid di Kota Cirebon. Di tengah merebaknya PMK, peternak dituntut menerapkan pola hidup bersih. (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)
Beberapa sapi di kandang ternak milik Hamid di Kota Cirebon. Di tengah merebaknya PMK, peternak dituntut menerapkan pola hidup bersih. (Ayocirebon.com/Ayu Lestari)

Kanaljateng.com -- Pengusaha daging dan hewan ternak menjerit akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang melanda Tanah Air.

Sebab, usaha mereka menjadi berhenti akibat kebijakan karantina kandang dan ditutupnya jalur distribusi ternak antar daerah yang menyebabkan ketersediaan daging dan hewan ternak sehat terancam.

"Itu menyebabkan masyarakat kebingungan, di mana daging dari pemotongan ternak suspect PMK berpotensi terus beredar di provinsi asal, karena para peternak berusaha menyelamatkan masing-masing pendapatannya," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Daging dan Hewan Ternak, Isa Anshori, dikutip dari PMJ News, Senin, 16 Mei 2022.

Baca Juga: Survei Arus Mudik Lebaran Idulfitri 2022, Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Polisi

Isa mengaku akibat kebijakan karantina kandang dan penutupan jalur distribusi, sektor usaha mereka menjadi berhenti.

Isa menegaskan, konsumen daging tidak hanya rumah tangga. Melainkan hotel, restoran, rumah sakit, serta pedagang makanan berbahan pokok daging.

Konsumen terancam tidak bisa mendapatkan daging yang mereka butuhkan karena populasi ternak yang sehat semakin berkurang karena wabah PMK.

Baca Juga: Masinton Blak-blakan soal Puan Maharani: Ditempa Sejarah dan Waktu sejak di Bangku Sekolah

Isa meminta pengusaha daging dan hewan ternak diberi solusi sesegera mungkin.

Padahal, wabah PMK tidak mungkin cepat menghilang.

"Karena sangat berpotensi terus meluas beserta penyelesaiannya dengan jumlah ternak yang begitu banyaknya di Tanah Air," jelas Isa.***

Editor: Mustholih

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X