• Minggu, 22 Mei 2022

TV Analog mulai Disuntik Mati 30 April 2022, Simak Daerah-daerah di Jateng yang Pertama Dapat Giliran

- Kamis, 13 Januari 2022 | 15:45 WIB
ilustrasi sedang menonton TV Analog (pixabay.com/Viki_B )
ilustrasi sedang menonton TV Analog (pixabay.com/Viki_B )

Kanaljateng.com - Pemerintah berencana mulai mematikan siaran TV analog di 166 kabupaten dan kota di Tanah Air. Masyarakat pada ratusan daerah itu harus beralih ke penyiaran TV digital apabila ingin menonton siaran televisi.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti mengatakan ada tiga tahap penghentian siaran TV analog. Tahap pertama penghentian siaran TV analog dilakukan pada 30 April 2022.

"Tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga atau paling akhir 2 November 2022. Tahapan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran,” katan Rosarita dikutip Kanaljateng.com dari Kominfo.go.id, pada Kamis, 13 Januari 2021.

Baca Juga: Warga Indonesia, Ghozali Everyday, Mendunia Gara-gara Jual Foto Selfie Senilai Rp8 Miliar

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henry Subiakto, mengatakan migrasi dari TV analog ke TV gigital merupakan bentuk perwujudan Pemerintah dalam melakukan transformasi digital.

“Kebijakan migrasi ke siaran TV gigital merupakan perwujudan Pemerintah dalam melakukan transformasi digital. Penataan frekuensi sangat penting dilakukan. Mengingat tanpa adanya penataan frekuensi, akses internet tidak bisa berjalan maksimal. Teknologi 5G tidak akan tersedia tanpa penataan frekuensi,” jelas henry.

Di Jawa Tengah, siaran TV analog yang akan dimatikan pada 30 April 2022, di Blora, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kota Tegal, Rembang, Pati, Jepara), Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Brebes.

Baca Juga: Jelang MotoGP Indonesia 2022 di Mandalika, Jokowi Tinjau Kesiapan Bandara Zainuddin Abdul Madjid

Berikut daftar Kabupaten dan Kota yang Siaran TV Analog akan dimatikan pada 30 April 2022:
    1. Aceh 1 (Kab.  Aceh Besar, Kota Banda Aceh)
    2. Aceh 2 (Kota Sabang)
    3. Aceh – 4 (Kabupaten Pidie, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Pidie Jaya,)
    4. Aceh – 7  (Kabupaten Aceh Utara, Kota Lhokseumawe)
    5. Sumatera Utara – 2 (Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, Kota Pematangsiantar, Kota Tanjung Balai)
    6. Sumatera Utara – 5 (Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat)
    7. Sumatera Barat – 1 (Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman)
    8. Riau – 1 (Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru)
    9. Riau – 4 (Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kota Dumai,
    10. Jambi – 1 (Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Jambi, Kota Jambi, Kabupaten Sarolangun)

Baca Juga: Hoaks Berita Anggota Polres Purbalingga Ikut Kelola BPNT, Ini Faktanya!  

    11. Sumatera Selatan – 1 (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Palembang)
    12. Bengkulu – 1 (Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu,
    13. Lampung – 1 (Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, Kota Bandar Lampung, Kota Metro)
    14.Kepulauan Bangka Belitung – 1 (Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkal Pinang)
    15. Kepulauan Riau 1 (Kab. Bintan, Kab. Karimun, Kota Batam, Kota Tanjung Pinang)
    16. Jawa Barat-2 (Kabupaten Garut)
    17. Jawa Barat – 3 (Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kota Cirebon,
    18. Jawa Barat – 4 (Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya)
    19. Jawa Barat – 7 (Kabupaten Cianjur)
    20. Jawa Barat – 8 (Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang)

Baca Juga: Ganjar Pranowo Nge-Vlog Rumah Reyot Kader PDI-Perjuangan di Tanah Bengkok, Berujung Sad Ending

    21. Jawa Tengah – 2 (Kabupaten Blora)
    22. Jawa Tengah – 3 (Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal,   Kota Pekalongan, Kota Tegal)
    23. Jawa Tengah – 6 (Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati, Kabupaten Jepara),
    24. Jawa Tengah – 7 (Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Brebes
    25. Jawa Timur – 3 (Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Sumenep)
    26. Jawa Timur – 4 (Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Bondowoso)
    27. Jawa Timur – 5 (Kabupaten Situbondo)
    28. Jawa Timur – 6 (Kabupaten Banyuwangi)
    29. Jawa Timur – 10 (Kabupaten Pacitan)
    30. Banten 1 (Kab.Serang, Kota Cilegon, Kota Serang)

Baca Juga: Panduan dan Syarat Mendaftar Vaksinasi Booster di Kota Semarang  

    31. Banten – 2     (Kabupaten Pandeglang)
    32. Bali (Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kota Denpasar)
    33. Nusa Tenggara Barat – 1 (Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, Kota Mataram)
    34. Nusa Tenggara Timur – 1 (Kabupaten Kupang, Kota Kupang)
    35. Nusa Tenggara Timur – 3 (Kabupaten Timor Tengah Utara),
    36. Nusa Tenggara Timur – 4 (Kabupaten Belu, Kabupaten Malaka),
    37. Kalimantan Barat – 1 (Kabupaten Mempawah, Kabupaten Kubu Raya, Kota Pontianak)
    38. Kalimantan Selatan – 2 (Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Balangan)
    39. Kalimantan Selatan – 3 (Kabupaten Kotabaru)
    40. Kalimantan Selatan – 4 (Kabupaten Tabalong)

Halaman:

Editor: Mustholih

Sumber: Kominfo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X