• Minggu, 22 Mei 2022

Tanggapan Kemenkes Dituding Takuti Warga dengan Omicron

- Senin, 10 Januari 2022 | 17:34 WIB
ilustrai varian Covid-19 Omicron (PMJ News)
ilustrai varian Covid-19 Omicron (PMJ News)

Kanaljateng.com - Epidemiolog Pandu Riono menyebut masyarakat Indonesia ditakut-takuti dengan Covid-19 varian Omicron oleh pemerintah. Hal itu justru dibantah Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi.

Menurut Nadia, pemerintah memberikan edukasi secara berkala dan memberikan data secara transparan. Ia juga tetap mengimbau agar warga tetap menjaga diri dengan berbagai pencegahan.

"Yang kita lakukan adalah mengedukasi masyarakat dengan memberikan data dan informasi secara transparan. Meminta warga aktif menjaga diri dengan upaya pencegahan dimulai dari diri sendiri," kata Nadia kepada wartawan pada Minggu, 9 Januari 2022.

Namun, Nadia meminta masyarakat untuk tetap waspada terkait penularan dan penyebarannya.

Baca Juga: Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Doddy Sudrajat Irit Bicara usai Dicecar 23 Pertanyaan

"Tetap waspada, ndak boleh panik. Tetap prokes dan waspada terhadap penularan omicron," ujar Nadia seperti dilansir Pikiran-Rakyat.com dari PMJ.

Diketahui sebelumnya, Pandu Riono mengungkap sikap ketidaksetujuan ketika pemerintah berencana menerapkan PPKM level 3 selama libur Nataru 2021.

Pasalnya, Pandu Riono meyakini gelombang ketiga tidak akan terjadi di Indonesia.

"Pada waktu Nataru saya sudah membaca itu, kenapa kok tiba-tiba pemerintah mau melakukan PPKM level 3. Saya bilang nggak perlu. Saya melakukan protes keras," ucap Pandu Riono.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X