• Minggu, 22 Mei 2022

Pemerintah Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19 Varian Omicron, 120 Ribu Tempat Tidur sudah Disiapkan

- Selasa, 4 Januari 2022 | 18:55 WIB
Menkes Budi Gunadi ungkap Khawatir pemerintah atas lonjakan kasus Covid 19 varian Omicron (Dok. Setkab)
Menkes Budi Gunadi ungkap Khawatir pemerintah atas lonjakan kasus Covid 19 varian Omicron (Dok. Setkab)

Kanaljateng.com - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, bersiap menghadapi kemungkinan terjadi lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron setelah libur Nataru (Natal 2021 dan Tahun Baru 2022).

Budi Gunadi Sadikin mengaku sudah mengalokasikan 120 ribu tempat tidur di seluruh rumah sakit bagi pasien Covid-19.

“Sekarang yang terisi sekitar 2.400-2.500-an. Jadi masih ada room lebih dari 110 ribu yang memang kita sudah dialokasikan untuk Covid-19,” kata Budi Gunadi Sadikin dikutip dari Setkab.go.id, Selasa, 4 Desember 2022.

Baca Juga: Marak Kasus Kekerasan Seksual di Tanah Air, Jokowi Minta RUU TPKS segera Disahkan

Selain itu, Budi pun juga sudah memastikan kesiapan kebutuhan oksigen. Budi berujar sudah mendistribusikan 16 ribu oksigen konsentrator atau setara 800 ton per hari ke ke seluruh rumah sakit di Tanah Air, terutama bagi yang memiliki kesulitan akses.

“Sekarang sedang memasang, 70 persen sudah selesai, 31 oksigen generator. Ini oksigen yang besar yang bisa menyuplai satu rumah sakit dan juga bisa buat mengisi tabung, itu juga kita sudah siapkan,” terang Budi.

Menurut Budi, pada puncak pandemi Juli tahun lalu, kebutuhan oksigen bagi penanganan pasien Covid-19 per hari mencapai 2.200 ton. Sementara dalam kondisi normal hanya mencapai 700 ton.

Baca Juga: Polisi Tegaskan Profesional dalam Menyidik Kasus Penyebaran Berita Bohong Bahar Bin Smith

Budi mengatakan sebenarnya kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia relatif rendah rendah.

“Indonesia alhamdulillah relatif lebih rendah kalau kita lihat dari populasinya dan juga luas geografisnya. Ini berhubung karantina kita sudah cukup ketat, kita berhasil menahan masuknya Omicron ke dalam,” jelas Budi.

Menurut Budi, kasus konfirmasi Omicron di Tanah Air sebanyak 152 kasus. Sebagian besar merupakan kasus tanpa gejala dan sisanya mengalami sakit ringan.

Baca Juga: Alasan Polda Jawa Barat Tahan Bahar bin Smith, Dikhawatirkan Hilangkan Barang Bukti

“Jumlahnya per hari ini 152 (kasus), ada tambahan 16 (kasus) dan semuanya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri,” jelas Budi.***

Editor: Mustholih

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X