• Kamis, 18 Agustus 2022

Fadli Zon Kecam Kekerasan Israel Terhadap Rakyat Palestina di Kompleks Al-Aqsa

- Sabtu, 16 April 2022 | 10:04 WIB
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine Moneer Saeed. (Instagram.com/@fadlizon)
Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Global Coalition for Jerusalem and Palestine Moneer Saeed. (Instagram.com/@fadlizon)

Kanaljateng.com -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Fadli Zon, mengecam keras terhadap Israel yang melakukan kekerasan terhadap rakyat Palestina.

Fadli Zon mengatakan kekerasan yang mengakibatkan 36 rakyat Pelestina tewas dan ratusan lainnya luka-luka sejak Januari 2022 membuka wajah kepemimpinan Perdana Menteri Naftali Bennet sebagai mitra perdamaian Palestina.

“Sejak awal saya pesimis masa depan perdamaian antara Palestina dan Israel. Naftali Bennett adalah politisi sayap kanan garis keras yang pernah menolak negara Palestina. Dia lebih keras dari Netanyahu. Rangkaian kekerasan dalam tiga pekan belakangan ini membuktikan tak ada yang berubah dari kebijakan Israel atas warga Palestina. Israel tetap brutal bahkan lebih kejam," kata Fadli Zon dalam keterangan pers, Sabtu, 16 April 2022.

Baca Juga: Kabar Gembira buat ASN, Jokowi Janji THR dan Gaji ke-13 segera Cair


Menurut Fadli Zon, Israel telah melakukan kekerasan terhadap ribuan rakyat Palestina saat salat Subuh di Masjid Al-Aqsa dan saat salat Jum’at, 15 April 2022. Akibatnya, sebanyak 152 warga Palestina dievakuasi ke rumah sakit terdekat.

"Dunia jangan sebatas mengecam kekejaman itu, dunia juga harus mengecam pemerintahan Israel yang dipimpin garis keras," ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR tersebut.

Fadli Zon menilai kekerasan kekerasan di Kompleks Al-Aqsa seharusnya bisa dicegah lebih awal, terutama saat bulan suci Ramadan.

“Saya melihat perlu kesungguhan langkah preventif agar kekerasan di Kompleks Al-Aqsa tidak terulang setiap Ramadan. Seharusnya PBB dan komunitas internasional tak lepas tangan. Apalagi kalau kita merujuk resolusi penting Majelis Umum PBB nomor 181 tahun 1947, yang menetapkan Yerusalem sebagai wilayah  di bawah kewenangan internasional dan diberikan status hukum dan politik terpisah,” terang Fadli Zon.

Baca Juga: Lapor Mabes Polri, DJ Una Kena Tipu Investasi Bodong Robot Trading DNA Pro Rp700 Juta

Fadli Zon mengkritik aturan yang menetapkan Israel sebagai pihak pengontrol akses ke Kompleks Masjid Al-Aqsa.

“Alih-alih sebagai pengatur, aparat keamanan Israel justru kerap melindungi kelompok-kelompok ekstrimis Yahudi yang secara provokatif masuk ke Komplek dan bagian dalam Masjid Al-Aqsa. Harus ada upaya dari PBB untuk mencabut kewenangan kontrol akses Israel atas Masjid Al-Aqsa. Kontrol itu harus diserahkan ke pihak yang netral di bawah pengawasan PBB,” kata Fadli Zon memberi saran.***

Editor: Mustholih

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mesut Ozil: Hai Indonesia, Saya akan Datang!

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:30 WIB

Geger! UAS Dideportasi dari Singapura

Selasa, 17 Mei 2022 | 08:15 WIB

Terpopuler

X