• Minggu, 22 Mei 2022

Twitter Mengolok Facebook, Instagram, dan WhatsApp: Halo Semua Orang

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:58 WIB
Ilustrasi. Aplikasi platform Facebook, Instagram dan WhatsApp down alias gagal akses selama 8 jam, dan direksi meminta maaf melalui Twitter. (Pixabay/LoboStudioHamburg)
Ilustrasi. Aplikasi platform Facebook, Instagram dan WhatsApp down alias gagal akses selama 8 jam, dan direksi meminta maaf melalui Twitter. (Pixabay/LoboStudioHamburg)

Kanaljateng.com -- Twitter dalam akun resminya segera berkicau beberapa saat setelah Platform Facebook, Instagram, dan WhatsApp mengalami pemadaman di sejumlah belahan dunia, semalam.

"Halo semua orang," kata Twitter dikutip dari Daily Sabah, Selasa, 5 Oktober 2021.

Dalam sebuah kolom balasan Twitter, seorang pengguna berkicau dengan jenaka.

Baca Juga: Facebook, Instagram, dan WhatsApp Tumbang, Twitter malah Mengolok

"Halo kami di sini dari Facebook dan Instagram ..." kata dia di mana menyematkan gift mengolok-olok keadaan yang terjadi.

Kicauan Twitter ini diunggah hampir satu jam setelah Facebook, Instagram, dan WhatsApp dilaporkan tumbang.

Tumbangnya Facebook, Instagram, dan WhatsApp dimulai sekitar pukul 11:45 ET atau 22.45 WIB, Senin, 4 Oktober 2021.

Baca Juga: Suami Zaskia Gotik Bagikan Momen Intim Bareng Istri: Bidadari Surgaku!


Sebenarnya, web dan aplikasi mengalami pemadaman merupakan kejadian normal, meski dalam skala global jarang terjadi.

Daily Sabah mengungkap berdasarkan reportase The Wall Street Journal, Perusahaan Facebook sedang mengalami krisis besar setelah seorang wanita secara anonim mengajukan keluhan kepada penegak hukum federal.

Wanita itu mengungkap hasil penelitian internal Facebook yang menunjukkan, antara lain, Instagram dapat membahayakan kesehatan mental gadis remaja.

Baca Juga: Survei: 72 Persen Orang Amerika Dukung Imigran Afganistan Mengungsi di Negeri Paman Sam

Reportase itu dipublikasikan pada "60 Minutes" pada Minggu kemarin.

Reportase The Wall Street Journal menggambarkan Facebook berfokus pada pertumbuhan dan kepentingan sendiri ketimbang kepentingan publik.

Nick Clegg, Wakil Presiden Kebijakan dan Urusan Publik Perusahaan Facebook, dilaporkan menulis memo kepada karyawan Facebook pada Jumat pekan lalu, “media sosial memiliki dampak besar pada masyarakat dalam beberapa tahun terakhir, dan Facebook sering menjadi tempat di mana banyak perdebatan ini dimainkan." ***

Editor: Mustholih

Sumber: Daily Sabah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mesut Ozil: Hai Indonesia, Saya akan Datang!

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:30 WIB

Geger! UAS Dideportasi dari Singapura

Selasa, 17 Mei 2022 | 08:15 WIB
X