• Kamis, 18 Agustus 2022

Biayai Pembangunan Jalan Tol Jawa Bagian Selatan Tahap Dua, IsDB Kucurkan Dana Senilai USD450 juta

- Senin, 6 Juni 2022 | 19:28 WIB
Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 oleh Kementerian PUPR. (Kementerian PUPR)
Pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 dan 3 oleh Kementerian PUPR. (Kementerian PUPR)

Kanaljateng.com -- Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama pembiayaan pembangunan jalan tol Jawa bagian selatan dengan Islamic Development Bank (IsDB).

Penandatanganan kerja sama Pemerintah Indonesia dengan IsDB itu tertuang dalam perjanjian kerja sama pembiayaan pembangunan infrastruktur jalan Trans South-South tahap 2 (TRSS-2).

Dari Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Luky Alfirman, sementara dari pihak IsDB diwakili oleh Vice President (Operation) IsDB, Mansur Muhtar.

Baca Juga: Jemaah Haji harus Waspadai Sengatan Lantai Masjid Nabawi, Tidak Pakai Sandal Mampu Bikin Kaki Melepuh

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, dan Presiden IsDB, Muhammad Sulaiman Al-Jaseer, menyaksikan penantanganan perjanjian kerja sama tersebut.

“Melalui perjanjian ini, IsDB akan memberi pembiayaan sebesar USD150 juta dari total biaya pembangunan TRSS-2 sebesar USD450 juta dengan skema yang sesuai dengan prinsip syariah islam,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Rahayu Puspasari, dikutip dari Kemenkeu.go.id, Senin, 6 Juni 2022.

Pembangunan ruas jalan tol yang akan dibiayai IsDB berlokasi di Jawa Timur dan Yogyakarta.

Baca Juga: Mutia Ayu Dikira Saudara Kembar Ariel Tatum, Siapa lebih Cantik?

Diperkirakan jalan tol Jawa bagian selatan yang dibangun itu sepanjang 67,78 kilometer, termasuk jembatan sepanjang 443,1 meter.

Pembangunan jalan tol Jawa bagian selatan akan meliputi wilayah Kabupaten Tulungagung, Blitar, Malang, dan Bantul.

Pembangunan infrastruktur jalan TRSS-2 bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mengentaskan kemiskinan di seluruh Jawa bagian Selatan.

Baca Juga: Temukan Hewan Ternak Terkena Wabah PMK di Jateng, Lapor ke Nomor WhatsApp Posko Pengamanan

Selain itu, jalan tol Jawa bagian selatan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan transportasi jalan.

IsDB sebelumnya sudah berpartisipasi dalam pembiayaan proyek TRSS-1 sebesar USD250 juta, meliputi Service Ijarah USD15 juta dan Istisnaa USD235 juta.

Perjanjian pembiayaan tersebut ditandatangani pada 16 Mei 2017 dan akan berakhir pada 2023.

Baca Juga: 8.246 Hewan Ternak di Jawa Tengah Terindikasi Terinfeksi Wabah PMK, Posko Pengamanan pun Dibentuk

Pembangunan infrastruktur TRSS-1 sepanjang 100 kilometer merupakan upaya Pemerintah menyambung koridor selatan pulau Jawa sepanjang 1400 km.

“Pada saat keseluruhan pembangunan infrastruktur diselesaikan, waktu tempuh perjalanan dapat dipotong hingga setengah. Dengan kondisi transportasi yang semakin lancar dan singkat, pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut diharapkan akan semakin meningkat dan dapat mendorong kenaikan pendapatan masyarakat,” tegas Puspa.***

Editor: Mustholih

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X