• Senin, 3 Oktober 2022

51 Ribu Wajib Pajak Ikut Program Pengungkapan Sukarela, Nilai Aset Capai Rp103 Triliun

- Jumat, 27 Mei 2022 | 16:45 WIB
Menkeu Sri Mulyani menyampaikan hasil pemantauan pelaksanaan APBN dalam APBN Kita Edisi April 2022 di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Senin (23/5/2022). (kemenkeu.go.id)
Menkeu Sri Mulyani menyampaikan hasil pemantauan pelaksanaan APBN dalam APBN Kita Edisi April 2022 di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Senin (23/5/2022). (kemenkeu.go.id)

Kanaljateng.com -- Kementerian Keuangan berhasil mengumpulkan 51.682 wajib pajak untuk mengikuti program pengungkapan sukarela (PPS).

Dari jumlah wajib pajak yang mengikuti program itu, Kementerian Keuangan menerima setoran pajak penghasilan sebesar Rp10,38 Triliun dan laporan aset yang mencapai Rp103,32 Triliun.

"Ini perkembangan yang sangat baik,” kata Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan, Yon Arsal, dikutip dari Kemenkeu.go.id, Jumat, 27 Mei 2022.

Menurut Yon, program pengungkapan sukarela bagi wajib pajak berlaku hingga 30 Mei 2022.

Selagi masih ada waktu, Yon mengingatkan para wajib pajak untuk mengikuti program tersebut.

"Sekali lagi ingin mengingatkan, kalau nanti para WP menunggu sampai akhir bulan, yang kita khawatirkan adalah misalnya isi 30 Juni, tiba-tiba masih ada aset yang ketinggalan, tidak dilaporkan atau belum dilaporkan,” terang Yon.

Menurut Yon, salama program pengukapan sukarela masih berjalan, wajib pajak sebenarnya dapat mencicil untuk melaporkan aset yang memiliki dokumen sedikit demi sedikit.

Jadi, melaporkan aset tidak dulu harus menunggu semua dokumen aset terkumpul.

“Jadi punya data misalnya aset ada 100 item, yang baru terkumpul dokumennya 10, ya sudah laporkan saja dulu yang 10. Nanti besok kumpul lagi laporkan lagi sisanya,” jelas Yon.***

Editor: Mustholih

Sumber: Kemenkeu.go id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X