• Kamis, 18 Agustus 2022

Larangan Ekspor Minyak Goreng Dicabut, Pemerintah Klaim Pasokan Meningkat 108,74 Persen

- Jumat, 20 Mei 2022 | 20:40 WIB
Pemerintah berencana melakukan distribusi minyak goreng menggunakan sistem yang berbasis KTP. (BPMI Setpres)
Pemerintah berencana melakukan distribusi minyak goreng menggunakan sistem yang berbasis KTP. (BPMI Setpres)

Kanaljateng.com -- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencabut larangan ekspor minyak goreng.

Jokowi memastikan keran ekspor minyak goreng siap dibuka lagi pada Senin, 23 Mei 2022.

Sejak ekspor minyak goreng dilarang, pasokan minyak goreng curah meningkat 108,74 persen dari kebutuhan nasional atau sebesar 211.638,65 ton.

Baca Juga: Kemiskinan di Jateng Capai 4,11 Juta Jiwa, Pengamat Pertanyakan Kinerja Ganjar

"Pasokan ini lebih besar 17.004 ton dari kebutuhan nasional sebesar 194.634 ton," kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, dikutip dari PMJ News, Jumat, 20 Mei 2022.

Menurut Lutfi, sebelum dilarang ekspor, pasokan minyak goreng curah hanya sebesar 64.626,52 ton atau setara dengan 33,2 persen dari kebutuhan nasional.

Lutfi mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mendukung larangan ekspor minyak goreng.

Baca Juga: Ingat-ingat! Calon Haji belum Terima Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap tak Berangkat ke Tanah Suci

"Izinkan saya untuk menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak, dan juga kepada seluruh produsen yang telah mematuhi kebijakan larangan ekspor untuk sementara waktu," terang Lutfi.

Seperti diketahui, fenomena kelangkaan dan mahalnya minyak goreng sedang disidik Kejaksaan Agung.

Halaman:

Editor: Mustholih

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X